@a Media

Beranda » Artikel Ekonomi » “DENGAN MODAL DENGKUL AKU BISA BERWIRAUSAHA”

“DENGAN MODAL DENGKUL AKU BISA BERWIRAUSAHA”

Apakah menjadi pengusaha itu bakat? Tidak!! Menjadi pengusaha itu adalah pilihan dan keberanian. Keberanian akan apa?? Keberanian akan Kebangkrutan! Setiap pengusaha pasti akan mengalami kebangkrutan,yang membedakan pengusaha yang sukses dan yang gagal adalah keberanian untuk bangkit dari kegagalan, dan belajar dari kegagalan itu. Sehingga di dalam menjalankan bisnis, tidak akan lagi melakukan kesalahan yang sama dan dengan cara yang sama. Disamping itu semua kita juga melupakan satu hal yang amat sangat penting.Yaitu”Kepepet”,

Tahukah anda bila anda pasti bisa melakukan hal – hal yang mungkin selama ini anda kira anda tidak bisa melakukannya. Tetapi ketika anda terdesak dan tidak mempunyai pilihan lagi maka tiba – tiba pasti ada saja jalan keluarnya. Kekuatan “kepepet” ini sungguh amat dasyat. Bila anda tidak percaya coba tanyakan saja terhadap siswa – siswa sekolah atau mahasiswa – mahasiswa tentang SKS (Sistem Kebut Semalam), Karena mereka merasa terpepet dan tidak mempunyai pilihan lain, maka mereka belajar semalam suntuk untuk menghadapi ujian esok. Walaupun banyak guru – guru yang bilang cara ini tidak efektif. Tetapi cara ini tebukti cukup ampuh.

“Modal dengkul “,adalah dua kata ampuh yang menjadi jawaban setiap orang yang mempunyai keinginan untuk bagaimana memulai berwirausaha dengan keterbatasan uang yang dimiliki sebagai modal usaha. Dengan kata – kata ”Modal dengkul” dapat kita maknai memulai usaha tidak harus bertele –tele dan dibuat susah, dengan demikian apa yang kita miliki dalam diri kita dapat dioptimalkan untuk memulai sebuah usaha yang brilian. Lebih sosoknya ketika kita berwirausaha dengan “modal dengkul” kita harus berusaha giat tanpa putus asa, terus mengembangkan usaha dari nol, tanpa modal yang besar untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses, dengan kata lain dengan “modal dengkul” kita harus menjadi wirausaha ”From zero to hero”

Dengan demikian ketika kita para pemuda dan mahasiswa telah mengembangkan wirausaha dari titik nol dengan semangat yang tinggi dan motifasi berwirausaha yang kuat maka kita wirausahawan muda dapat menjadi wirausahawan yang tangguh untuk membangun dan mengembangkan ekonomi masyarakat yang makmur.

Yang menjadi permasalahan secara menyeluruh adalah kita semua haus akan motivasi – motivasi yang dapat mendorong dari mana start kita untuk memulai wirausaha. Tampaknya seluruh elemen masyarakat tentunya mempunyai keinginan untuk  menjadi pengusaha yang sukses. Terkadang ide ide kreatif untuk menciptakan jenis usaha baru muncul dalam benak pikiran. Namun semua itu tumbang karena kurangnya motivasi dan bimbingan untuk mencoba memulai.

Suatu saat kita pengen menjadi pengusaha sukses seperti yang pernah kita lihat dan kita dengar. Kita tergiur dan ikut bangga dengan jenis usaha yang sudah bonafid yang dimiliki oleh para usahawan. Namun terkadang kita hanya melihat hasil dan buah manis yang dipetik oleh usahawan sukses. Tentunya yang harus kita ketahuai adalah bagaiamana bentuk perjuangan dan jerih payah seorang pengusaha dalam meniti munuju sukses. Kita butuh motivasi agar kita tetap tegar dan terus bangkit disaat mengalami jatuh (rugi )setelah kita terjun memulai usaha yang kita inginkan.

Terkadang disaat kiata berjalan setengah perjalanan dalam  memulai usaha terjadi hambatan atau rintangan (rugi,sia-sia,) sempat putus asa dan enggan untuk berusaha bagaimana bangun kembali serta pesimis dalam pikiran “usaha ini sudah mmungkin bisa laku dipasaran.”


2 Komentar

  1. ahmad zamroni mengatakan:

    gmn cara memulai usaha kecil dari modal yang paspasan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: