@a Media

Beranda » Artikel Pendidikan » PENINGKATAN MUTU SEKOLAH MENGGUNAKAN PENDEKATAN TOTAL QUALITY MANAJEMEN (TQM)

PENINGKATAN MUTU SEKOLAH MENGGUNAKAN PENDEKATAN TOTAL QUALITY MANAJEMEN (TQM)

mutu-pendidikan1Sekolah sebaga

i sebuah institusi pendidikan yang mempunyai fungsi utama sebagai wadah pembentukan insan yang berkarakter, berpengetahuan serta berbudaya sudah sewajarnya mempunyai citra atau mutu sekolah yang baik. Suatu institusi pendidikan tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan saja namun juga memdidik manusia menjadi insan yang berkarakter dan berbudi luhur.

Setiap sekolah merupakan suatu sistem yang khas, mempunyai kepribadian dan jati diri sendiri, sehingga setiap sekolah pun mempunyai cara-cara atau strategi tersendiri untuk meningkatkan mutu sekolah. Mutu adalah produk dan atau jasa yang sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan dan diakui memuaskan pelanggan (Agus Wibowo, 2013). Menurut Priyanto M.,(2011), Peningkatan mutu sekolah adalah suatu proses yang sistematis yang terus menerus meningkatkan mutu proses belajar mengajar serta bertujuan agar target sekolah dapat dicapai dengan  lebih efektif dan efisien.

Proses  pendidikan yang bermutu merupakan hasil dari  bentuk dukungan yang bermutu pula dari aspek pendidikan seperti dukungan dari komponen stakeholder. Muhaimin, (2010) mengatakan stakeholder utama sekolah adalah siswa, namun demikian siswa datang ke sekolah karena adanya pembiayaan dari orang tua siswa, sehingga kedua komponen tersebut merupakan komponen yang paling harus diperhatikan oleh sekolah. Keadaan pada umumnya, stakeholder sekolah terdiri dari siswa itu sendiri, orang tua, pendidik, masyarakat dan pemerintah.

Keterkaitan antara stakeholder dan tingkat  mutu suatu sekolah dapat di lihat dari tingkat kepuasan stakeholder itu sendiri dalam hal penilaian  hasil belajar dari anak-anak mereka, yang menjadi acuan stakeholder  utama dalam hal ini adalah orang tua,serta masyarakat. Menurut Priyanto (2011), Sekolah dikatakan bermutu apabila mampu memenuhi kebutuhan pelanggan/stakeholder dengan baik. Menurut Danim dalam buku Priyanto (2010:21-22) dalam upaya meningkatkan mutu sekolah dapat dilakukan dengan mmelibatkan lima faktor yang dominan, yaitu: (1) Kepemimpinan kepala sekolah; (2) Peserta didik; (3) Guru; (4) Kurikulum; (5) Jaringan kerjasama.

Berdasarkan tingkat kebutuhan sekolah dalam upaya peningkatan mutu sekolah, maka perlu dilakukannya suatu strategi untuk mengamati tingkat kepuasan stakeholder yang mana dapat mempengaruhi peningkatan citra dan mutu sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis peningkatan mutu sekolah yang dipengruhi kepuasan stakeholder dengan menggunakan pendekatan Total Quality Manajemen (TQM) atau Manajemen Mutu Terpadu Pendidikan (MMTP) di SMK N 8 Surakarta.

Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah hasilnya dapat digunakan sebagai suatu acuan dalam proses peningkatan mutu sekolah terutama dipandang dari sudut kepuasan  stakeholder.

arikel lengkap dapat di unduh di bawah ini ==>

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: